Perut Bengkak di Sebelah Kanan Disertai Nyeri Vagina

Perut Bengkak di Sebelah Kanan Disertai Nyeri Vagina .- Bingung kenapa perut bengkak di sebelah kanan yang disertai dengan nyeri di vagina ? Berikut kami jelaskan apa yang menjadi pengganggu pikiran anda. Simak sampai tuntas

Perut Bengkak di Sebelah Kanan Disertai Nyeri VaginaTerjadinya pembengkakan yang disertai dengan nyeri terutama perut bagian bawah wanita terjadi akibat beberapa faktor. Dan kondisi seperti ini sangat berkaitan dengan kesulitan mendapatkan momongan, namun masih kemungkinan.

Kista ovarium yang menjadi salah satu kendala kesuburan pada wanita. Munculnya kista ovarium akibat dari gangguan pada proses pematangan sel telur yang kemudian membentuk kantung yang berisi cairan di indung telur.

Jika ukuran kista masih kecil, kemungkinan penderita tidak pernah merasakan gejala atau keluhan apapun. Namun bila sudah membesar, maka kista ini dapat menyebabkan pembengkakan di bagian perut bawah kanan atau kiri.

Dan kondisi tersebut akan terasa nyeri, mengaganjal, begah dan disertai pola menstruasi yang tidak abnormal. Dan keseringan buang air kecil, sulit buang air besar, sehingga gangguan kesuburan. Baca : ( Pantangan Makanan Bagi Penderita Kista )

Disamping penyakit kista ovarium, ada banyak kondisi lain yang menjadi penyebab perut bengkak di sebelah kanan disertai nyeri vagina diantaranya :

  • Infeksi Saluran Kemih
  • Mioma (tumor jinak yang berasl dari lapiran otot rahim)
  • Tumor Jinak atau Ganas seperti, kanker serviks, kanker rahim, tumor saluran cerna, kanker kandung kemih.
  • Batu Kandung Kemih
  • Hernia Inguinalis (usus yang mencuat akibat adanya celah dinding perut yang melemah)
  • Hamil atau Gangguan kehamilan
  • Ileus Obstruktif (sumbatan usus, bisa dikarenana feses yang keras, tumor) dan lainnya.

Maka dari itu lakukan penangan dengan segera dan cepat agar tidak mengalami dampak buruk lainnya bagi kesehatan. Dan bila anda terkena kista ovarium, namun tidak ditangani dengan cepat nantinya kista akan mengalami pecah.

Jika kista sudah pecah dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi di rongga perut yang nantinya berpotensi mengancam nyawa anda. Lakukan pengobatan dengan segera jika anda tidak ingin terkena dampak buruknya.

Anda masih bertanya-tanya obat apa yang cocok untuk atasi perut bengkak di sebalah kanan disertai nyeri vagina ini ? Kami berikan solusi paling efektif yaitu dengan obat herbal QnC Jelly Gamat.

Obat herbal QnC Jelly Gamat terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat berkualitas, sehingga obat herbal ini terjamin akan khasiatnya yang luar biasa.

Dan QnC Jelly Gamat juga dapat mengobati berbagai penyakit, baik penyakit kronis ataupun tidak termasuk penyakit kista ovarium ini.

Serta QnC Jelly Gamat sangat berbeda dengan obat lainnya yang berbahan kimia, karena obat herbal QnC Jelly Gamat mampu menyembuhkan secara langsung sampai tuntas.

Jika anda berminat untuk memesan QnC Jelly Gamat, silahkan hubungi langsung kontak kami di (0812.1445.0888 SMS/WA)

Atau anda juga bisa langsung Klik tombol dibawah ini !!!

 

Demikian pembahasan tersebut, semoga apa yang anda ingin tahu terjawab. Terimakasih sudah berkunjung dan lekas sembuh. Salam sehat

 

Perut Bengkak di Sebelah Kanan Disertai Nyeri Vagina

Makanan Yang Baik Setelah Operasi Kista Ovarium

Makanan Yang Baik Setelah Operasi Kista Ovarium .- Penting bagi anda untuk mengetahui makanan yang baik setelah operasi kista ovarium. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat tidak akan terkena dampak buruk setelah operasi.

Makanan Yang Baik Setelah Operasi Kista OvariumPentingnya asupan makanan baik yang di dapatkan oleh orang yang menderita kista ovarium terutama yang baru saja melakukan operasi, karena agar mempercepat proses penyembuhan.

Namun, anda juga harus mengetahui bahwa setelah menjalani operasi kista ovarium, anda harus dengan teliti untuk memilih makanan yang akan dikonsumsi. Karena jika anda salah mengonsumsi makanan, maka bisa saja akan terkena dampak buruknya setelah operasi jika asupan makanan anda salah.

Oleh karena itu, anda harus mengontrol asupan makanan setelah melakukan operasi agar lebih cepat untuk proses penyembuhan dan bisa memenuhi energi yang diperlukan tubuh agar bisa beraktivitas kembali secara normal.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang baik setelah operasi kista ovarium, yaitu :

1. Air putih

Mengonsumsi delapan gelas air setiap hari stelah operasi. Karena air dapat membantu untuk proses pembuangan dan metabolisme tubuh dengan membuang racun-racun lewat urine dan keringat. Oleh karena itu, air peranan penting selama proses penyembuhan pasca operasi.

2. Brokoli hijau

Sayuran yang baik untuk dikonsumsi setelah melakukan operasi kista ovarium adalah brokoli hijau. Karena brokoli hijau ini memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh dan juga bisa membantu untuk pemulihan kista ovarium yang baru saja melakukan operasi.

3. Kacang almond

Kacang almond termasuk makanan yang dapat dikonsumsi setelah melakukan operasi kista ovarium. Karena kacang almond memliki zat yang baik untuk mempercepat proses penyembuhan dari pasca operasi kista ovarium.

4. Tomat

Makanan yang baik setelah operasi kista ovarium yang selanjutnya adalah tomat. Karena tomat memiliki kandungan yang sangat baik untuk penderita kista ovarium pasca operasi. Dengan mengonsumsi tomat, bisa mencegah penumbuhan kista kembali setalah operasi.

5. Bayam

Bayam juga merupakan sayuran yang bagus untuk dikonsumsi oleh penderita setelah melakukan operasi kista ovarium. Karena bayam merupakan makanan yang memiliki gizi yang seimbang, dimana penderita penyakit kista yang baru saja melakukan operasi sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki gizi yang seimbang karena bagus untuk kesehatan.

6. Buah-buahan

Selain megonsumsi sayuran hijau, mengonsumsi makanan baik kista ovarium setelah operasi yaitu dengan buah-buahan. Buah yang baik untuk dikonsumsi setelah melakukan operasi kista ovarium adalah apel dan pepaya.

Kedua buah tersebut memiliki kandungan yang sangat luar biasa, sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan setelah melakukan operasi kista ovarium.

Nah, itulah beberapa makanan baik yang harus dikonsumsi setelah melakukan operasi. Selain dengan mengonsumsi makanan baik, anda juga harus tidur dengan cukup, dan rutin untuk berolahraga karena untuk mempercepat proses penyembuhan.

Anda juga harus menjaga stabilitas hormonal yang seimbang, dan peredaran darah yang sehat. Supaya kista ovarium tidak muncul kembali setelah operasi.

Anda juga bisa melakukan pengobatan setelah operasi dengan memanfaatkan bahan alami. Dengan QnC Jelly Gamat anda bisa tersembuhkan dari kista ovarium sampai tidak muncul kembali.

QnC Jelly Gamat juga aman dikonsumsi karena tidak memiliki efek samping apapun. Banyak konsumen yang tersembuhkan dengan QnC Jelly Gamat, karena sudah mendapatkan perubahan serta kesembuhan secara tuntas.

Untuk itu, tidak ada salahnya untuk anda mencoba serta membuktikan sendiri bagaimana manfaat dan khasiatnya yang luar biasa dari QnC Jelly Gamat.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kista

Bagi anda wanita penderita kista, berikut ini daftar pantangan makanan bagi penderita kista di ovarium yang mesti dihindari agar kista tidak semakin membesar dan proses pengobatan yang sedang dijalankan berhasil.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kista

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kista

Salah satu kiat sukses agar pengobatan kista yang dijalani maksimal adalah dengan menghindari pantangan makanan serta mengetahui makanan penyebab kista ovarium yang sudah kami sampaikan sebelumnya.

Mengingat makanan menjadi salah satu faktor pencetus tumbuh dan berkembangnya kista di rahim atau ovarium wanita, terlebih saat ini banyak makanan yang kurang sehat. Itulah mengapa jadi penting bagi anda khususnya wanita untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Kista ovarium merupakan penyakit yang tergolong kedalam tumor jinak yakni kantung berisi cairan yang tumbuh dan terbentuk didalam ovarium ( indung telur ).

Selain cairan, kantong juga bisa berisi udara, nanah hingga partikel lainnya, dikatakan sebagai tumor jinak karena kista ovarium terpisah dengan jaringan normal disekiarnya serta tidak akan menyebar kebagin tubuh lainnya sehingga dianggap tidak terlalu berbahaya.

Namun, karena kista tumbuh di bagian organ reproduksi maka jika ukuran kista sudah besar maka dapat mempengaruhi kinerja dari organ reproduksi wanita akibat wanita akan mengalami masalah atau gangguan dengan kesuburannya.

Mulai dari siklus datang bulan yang terganggu hingga wanita yang menderita kista ovarium sulit mendapatkan keturunan.

Hal tersebut karena pada penderita kista ovarium jumlah Follicles yakni kantung kecil berisi telur dalam ovarium sedikit sehingga sel telur pada Follicles tidak matang dan tidak bisa masuk ke ovarium akibatnya akan terbentuk kristal dalam ovarium.

Indikasi atau gejala seorang wanita yang menderita penyakit kista ovarium umumnya akan merasakan beberapa keluhan sebagai berikut :

  • Timbul nyeri dan nyilu yang luar biasa dibagian perut kiri
  • Perut akan terlihat sedikit membengkak dan bertambah besar seiring dengan terus membesarnya kista
  • Waktu datang bulan yang menjadi lebih lama serta darah yang dikeluarkan lebih banyak

Diharapkan untuk segera menemui dokter ketika beberapa gejala tersebut mulai anda rasakan atau temukan pada orang terdekat anda sehingga dampak buruk akibat penyakit kista ovarium bisa dihindari.

Operasi menjadi salah satu bentuk pengobatan yang biasanya akan dijalankan oleh dokter, tujuannya adalah untuk mengangkat kista yang sudah tumbuh. ( Prosedur Operasi Kista Ovarium )

Namun yang perlu diketahui adalah operasi hanya sebatas mengangkat kista saja tidak mengobati kista sampai keakar-akarnya sehingga kemungkinan kista tumbuh pasca operasi itu ada.

Untuk itu perlu dilakukan langkah pengobatan lanjutan dan pencegahan agar pasca operasi kista tidak tumbuh lagi. Salah satu bentuk pencegahannya adalah dengan menghindari beberapa makanan penyebab kista ovariu.

Selain itu, selama penderita masih dalam masa pengobatan dan penyembuhan maka dianjurkan untuk menghindari beberapa pantangan makanan bagi penderita kista.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kista

Berikut ini adalah beberapa pantangan makanan bagi penderita kista yang sebaiknya dihindari untuk mencegah penyakit kista semakin parah dan tumbuh lagi, utamanya bagi anda yang baru selesai melakukan operasi.

1.) Tauge

Penderita kista dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi sayura tauge karena sayuran ini memiliki dampak buruk bagi penderita kista.

Hal tersebut karena kista mengandung zat yang bisa mendorong perkembang dan pertumbuhan kista semakin cepat.

Selain tauge, penderita kista juga sebaiknya tidak mengkonsumsi cabai, sawi putih, santan dan kangkung. Makanan tersebut terbukti dapat mengurangi efektivitas dan kerja obat yang dikonsumsu untuk menyembuhkan kista.

2.) Buah Durian Dan Nangka

Durian dan nangka terbukti mengandung alkohol dan gas tinggi serta kandungan zat yang bisa memicu tumbuhnya sel abnormal dalam tubuh baik yang bersifat jinak atau ganas ( kanker ).

3.) Minuman Bersoda

Jika anda sering dan suka mengkonsumsi minuman bersoda maka mulai saat ini anda wajib menghentikan kebiasaan tersebut karena minuman bersoda terbukti dapat membuat penyakit kista yang diderita semakin parah dan semakin sulit untuk disembuhkan.

Tidak hanya itu, minuman bersoda juga akan menimbulkan efek buruk laik bagi kesehatan jika terus dikonsumsi, maka dari itu penderita kista sebaiknya menghindari minuman ini.

4. Daging Merah

Beberapa jenis daging merah seperti daging sapi, kambing dan jeroannya merupakan makanan yang harus dihindari oleh penderita kista. Alasannya karena makanan tersebut mengandung kolesterol tinggi yang bisa memicu timbulnya kelainan sel abnormal dalam tubuh yakni berupa tumor dan kanker.

5. Daging Ayam Beluler

Alasan kenapa daging ayam beluler tidak baik dikonsumsi oleh penderita kista adalah karena biasanya ayam tersebut diberikan obat-obatan kimia untuk mempercepat pertumbuhannya sehingga bisa menimbulkan masalah kesehatan jika sering dikonsumsi.

Jika anda penyuka daging ayam maka lebih baik anda memilih ayam kampung yang dibesarkan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia.

6.) Makanan Berbahan Pengawet dan Cepat Saji

Makanan berbahan pengawet sangatlah tidak baik bagi penderita kista karena bisa memperparah penyakit kista sehingga tidak baik jika dikonsumsi oleh penderita kista.

Beberapa contoh makanan berbahan pengawet yang mesti dihindari adalah mi instan, minuman kaleng dan bahan makanan kalengan.

7.) Makanan Yang Berasal Dari Laut

Pantangan makanan bagi penderita kista selanjutnya adalah makanan yang berasal dari laut ( seafood ) sehingga bagi anda penyuka makanan ini anda wajib menghindari jensi makanan ini jika menderita penyakit kista.

Contoh makanan : cumi, kerang, udang, kepitik karena jenis bahan ini mengandung kolestrol yang cukup tinggi. Hal ini akan menyebabkan perkembangan dan pertumbuhan penyakit kista dan mengancam peredaran darah menjadi tidak lancar.

8.) Gorengan

Bagi penderita kista sebaiknya anda menghindari makanan yang digoreng dan dibakar karena makanan tersebut mengandung zat karsinogen yang bisa memicu pertumbuhan dan perkembangan kista menjadi lebih cepat sehingga bisa memperparah penyakit.

Sebaiknya penderita penyakit kusta makan makanan yang diolah dengan cara direbus atau dikukus.

9.) Junk Food ( Makanan Cepat Saji )

Saat ini makanan cepat saji ini banyak digemari, sehingga banyak dijual di pasar dan pusat perbelanjaan. Makanan ini memiliki kandungan lemak tinggi yang sangat tidak bagus bagi kesehatan.

Sehingga makanan ini sebaiknya dihindari dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita kista karena jika dikonsumsi justru akan memperparah penyakit tersebut.

Itulah daftar pantangan makanan bagi penderita kista yang sebaiknya dihindari dan jangan dikonsumsi oleh anda penderita kista, karena jika dikonsumsi selain bisa memperparah keadaan makanan tersebut juga bisa menghambat proses pengobatan yang sedang dijalani.

Makanan Penyebab Kista Ovarium

Makanan Penyebab Kista Ovarium .- Tahukah anda bahwa makanan menjadi salah satu penyebab timbulnya kista dan miom di rahim wanita untuk itu, penting bagi para wanita mengetahui apa saja makanan yang bisa menyebabkan timbulnya kista ovarium.

Makanan Penyebab Kista Ovarium

Kista ovarium menjadi salah satu jenis penyakit kista yang paling sering ditemukan kasusnya pada wanita yakni kantong berisi cairan yang tumbuh dan berkembang disalah satu atau kedua ovarium ( indung telur ) yang termasuk kedalam sistem reproduksi wanita. Itulah sebabnya mengapa ketika wanita terkena penyakit ini akan sulit mendapatkan keturunan.

Hal tesebut karena fungsi dari ovarium sendiri adalah sebagai penghasil sel telur setiap bulanya mulai dari masa pubertas hingga menopause pada rahim wanita. Selain penghasil sel telur, ovarium juga memproduksi hormon estrogen dan progesteron.

Pada dasarnya kista ovarium tidaklah berbahaya, namun jika kista ovarium pecah dan memiliki ukuran sangat besar barulah kista dikatakan berbahaya sehingga perlu dilakukan penanganan yang cepat dan tepat.

Indikasi atau gejala kista ovarium berbahaya karena memiliki ukuran besar atau pecah adalah sebagai berikut :

  • Sering buang air kecil.
  • Nyeri saat buang air besar.
  • Merasa kelelahan dan pusing.
  • Perut kembung.
  • Perubahan siklus menstruasi.
  • Mual, muntah, atau nyeri payudara.
  • Gangguan pencernaan atau mudah kenyang padahal Anda hanya makan sedikit.
  • Nyeri saat melakukan hubungan seksual.
  • Nyeri panggul sebelum menstruasi tiba atau selama
  • Nyeri panggul yang menyebar sampai ke punggung bawah dan paha.

Segera temui dokter guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat jika beberapa keluhan tersebut mulai anda rasakan utamanya jika anda mengalami kondisi lain seperti : mendadak nyeri panggul atau perut disertai demam tinggi.

Sebelum mengambil tindakan pengobatan biasanya dokter akan melakukan beberapa tahapan pemeriksaan dan tes kesehatan yang meliputi :

  1. Ultrasonografi (USG), bertujuan untuk mengetahui ukuran, bentuk dan lokasi dimana kista tumbuh serta mengetahui sejauh mana perkembangan kista.
  2. Tes Darah, jika hasil USG menunjukan kista berbentuk padat atau terdapat kecurigaan bahwa benjolan yang timbul mengarah ke tumor atau kanker.
  3. Biopsi yakni dengan cara melakukan sayatan kecil dan memasukkan alat laparoskop guna melihat langsung rongga panggul dan organ-oran reproduksi untuk mendeteksi kelainan.

Sebab pasti akan munculnya kista ovarium belum diketahui secara pasti akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan resiko tumbunya kista diovarium, salah satunya adalah makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Daftar Makanan Penyebab Kista Ovarium

Berikut ini adalah daftar makanan penyebab kista ovarium yang sebaiknya dihindari dan dikurangi oleh wanita untuk mencegah timbulnya penyakit kista ovarium, utamanya bagi anda yang saat ini didiaknosa menderita penyakit ovarium agar kista tidak semakin membesar dan parah.

1. Daging Merah

Untuk anda yang suka serta sering mengkonsumsi daging merah dan olahannya seperti : daging sapi, kambing, baso dll maka mulai saat ini anda perlu menguranginya karena jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan masalah kesehatan salah satunya adalah menimbulkan kista dan miom pada wanita.

2. Daging Yang Dibakar

Memang daging dan makanan lain yang dibakar memiliki rasa dan ciri khasa tersendiri sehingga banyak orang yang menyukai daging dan makanan yang dibakar, namun jika terlalu sering dikonsumsi justru tidak baik untuk kesehatan karena bisa memicu timbulnya penyakit kanker hingga tumor termasuk kista dan miom pada wanita.

Akar permasalahannya ada pada bagian makanan yang gosong, tempat pembakaran yang tidak dicuci serta penggunaan arang yang kotor.

Jadi bagi anda wanita yang ingin terhindari dari kista dan miom utamanya bagi anda yang saat ini memiliki riwayat penyakit kista disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan atau daging yang dibakar.

3. Gorengan

Gorengan merupakan salah satu makanan yang memiliki kadar lemak tinggi yang membahayakan bagi kesehatan seperti dapat meningkatkan jumlah kolesterol jahat dalam darah hingga memicu timbulnya mioma dan kista dirahim wanita.

4. Seafood

Tidak dipungkiri makanan laut memang memiliki rasa yang lezat dan gurih sehingga banyak orang yang suka akan jenis makanan ini, akan tetapi dibalik itu semua seafood merupakan makanan yang tinggi kolesterol sehingga jika dikonsumsi secara berlebiha bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Bahkan bagi wanita seafood dipercaya menjadi salah satu makanan penyebab kista ovarium sehingga sebiknya dihindari dan kurangi utamanya bagi anda penderita kista ovarium untuk menghindari ukuran kista semakin besar.

5. Makanan Kaleng Atau Berbahan Pengawet

Jika dalam keseharian anda sering mengkonsumsi makanan yang dikemas dalam kaleng dan berbahan pengawet karena praktis diolah maka sebaiknya mulai saat ini anda mengurangi hal tersebut karena makanan dalam kaleng utamanta yang masa kadaluarsanya sudah dekat dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan yakni memicu timbulnya penyakit kista dan miom jika sering dikonsumsi oleh wanita.

6. Dukuh, Nanas Dan Durian

Yang namanya buah-buahan tentu baik untuk kesehatan namun bagi anda para wanita utamanya yang memiliki riwayat kista ketiga buah ini pantang dikonsumsi karena buah tersebut mengandung senyawa enzim bromelain yang dapat mempengaruhi kesehatan rahim wanita hingga memicu tumbuhnya kista dan miom.

7. Tauge, Sawit Putih, Kangkung, Santan dan Cabai

Jika dikonsumsi dalam tahap yang wajar sayuran tersebut tidalah berbahaya, namun sebaliknya jika dikonsumsi secara terus menerus bisa menimbulkan penyakit tumor, kanker hingga kista. Hal tersebut karena sayuran tersebut memiliki kemampuan merangsang dan mempercepat proses perkembang sel sehigga menjadi abnormal.

Itulah sebabnya mengapa makanan ini pantang dikonsumsi oleh penderita tumor, kanker dan kista.

Demikianlah beberapa makanan penyebab kista ovarium yang sebaiknya dihindari dan pantang dikonsumsi oleh anda yang saat ini menderita penyakit kisa ovarium, karena beberapa makanan tersebut bisa meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan kista jika dikonsumsi.

Untuk itu sangat tidak disarakan makanan tersebut dikonsumsi oleh penderita kista ovarium serta dikonsumsi secara rutin oleh wanita karena dikhawatirkan makanan tersebut dapat memicu timbulnya penyakit kisa ovarium yang bisa mengganggu proses reproduksi pada wanita.

Semoga informasi singkat seputar makanan penyebab kista ovarium ini bisa bermanfaat dan menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih sudah berkunjung dan menyimak. Jangan lupa bagikan jika rasa artikel ini bermanfaat dan silahkan tinggalkan komentar, kritik dan saran anda pada kotak komentar yang telah disediakan.

Prosedur Operasi Kista Ovarium

Operasi adalah cara mengobati kista ovarium yang biasa dianjurkan dokter, lalu seperti apa prosedur operasi kista ovarium tersebut dan berapa biaya yang harus dikeluarkan jika operasi dilakukan, berikut kami berikan informasinya untuka anda silahkan disimak !

Operasi Kista Ovarium

Prosedur Operasi Kista Ovarium Dan Biaya Yang Harus Dikeluarkan

Kista ovarium adalah kondisi dimana tumbuhnya kantong berisi cairan di salah satu atau kedua ovarium ( indung telur ) yakni organ yang penting dalam sistem reproduksi wanita.

Fungsi dari ovarium sendiri adalah sebagai penghasil sel telur, hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita. Ketika ovarium mengalami gangguan maka dapat mempengaruhi fungsinya sehingga wanita yang mengalami akan sulit memiliki keturunan.

Salah satu gangguan ovarium yang paling sering ditemukan kasusnya adalah kista ovarium.

Pada dasarnya kista ovarium tidaklah berbahaya jika ukurannya kecil bahkan kista bisa hilang dengan sendirinya tanpa penanganan apapun. Namun pada kasus tertentu kista ovarium bisa tumbuh semakin besar sehingga menimbulkan berbagaimacam gejala dan keluhan berupa :

  • Perut membesar
  • Nyeri panggul sebelum dan sesudah menstruasi
  • Nyeri panggul saat berhubungan suami isteri
  • Perut terasa tertekan
  • Muah dan muntah

Selain itu ada beberapa kondisi yang menunjukan kista ovarium sudah membesar dan cukup berbahaya sehingga perlu dilakukan penanganan yang serius dan sesegera mungkin, yakni :

  1. Pendarahan yang lebih banyak saat menstruasi
  2. Siklus datang bulan menjadi tidak teratur
  3. Sulit memiliki anak
  4. Nyeri pada tulang panggul
  5. Nyeri saat berhubungan seksual
  6. Kesulitan buang air besar atau buang air kecil.

Operasi menjadi tindakan yang biasa disarakan oleh dokter jika beberapa gejala diatas mulai dirasakan oleh wanita penderita kista ovarium. Kondisi tersebut menunjukan bahwa kista ovarium sudah berukuran besar dan dikhawatirkan menimbulkan komplikasi seperti kista pecah dan torsi ovarium jika tidak diatasi dengan segera.

Prosedur Operasi Kista Ovarium

Berbicara prosedur operasi kista ovarium, maka ada 2 prosedur yang biasa dipilih oleh dokter dalam mengatasi kista ovarium, yakni :

1). Laparoskopi

Laparoskopi adalah operasi dengan sedikit rasa sakit dan membutuhkan waktu pemulihan lebih cepat.

Operasi ini dilakukan dengan cara memasukkan laparoskop (mikroskop berbentuk tabung kecil dengan kamera dan lampu di ujungnya) ke perut Anda melalui lubang kunci atau sayatan kecil di perut. Kemudian, gas diisikan ke perut Anda untuk memudahkan dokter melakukan tindakan.

Setelah itu, kista dihilangkan dan sayatan di perut Anda ditutup dengan jahitan yang bisa larut.

2.) Laparotomi

Operasi laparotomi dilakukan jika ukuran kista sudah sangat besar atau ada kemungkinan kista berkembang menjadi kanker.

Operasi kista ovarium laparotomi dilakukan dengan cara membuat sayatan tunggal di perut Anda, kemudian dokter mengangkat kista dan menutup kembali sayatan tersebut dengan jahitan.

Operasi apapun akan menimbulkan resiko dan efek samping termasuk operasi kista ovarium, beberapa resiko yang bisa muncul pasca operasi kista ovarium adalah sebagai berikut :

  • Mengalami keruskan usus atau kandung kemih pada saat operasi
  • Mengalami Infeksi
  • Timbulnya jaringan parut berbentuk dilokasi bedah, pada indung telur atau tuba falopi atau di panggul
  • Terjadi pendarahan di rahim
  • Infertilitas ( kemandulan )
  • Pembekuan Darah
  • Kista Ovarium dapat tumbuh dan muncul kembali pasca operasi

Selain menimbulkan dampak atau efek samping, pasca operasi pasien juga harus melalui dan menjalani masa penyembuhan yang tidak mudah dan singkat, utamanya jika operasi kista ovarium yang dijalani laparotomi waktu penyembuhan bisa mencapai 3 bulan.

Namun jika dokter yang melakukan operasi sudah sangat ahli maka kemungkinan efek samping atau dampak pasaca operasi akan minim terjadi karena dokter akan melakukan upaya terbaik agar tidak menimbulkan efek samping dikemudian hari.

Biaya Operasi Kista Ovarium

Biaya operasi kista ovarium di indonesia tergolong mahal, akan tetapi jika anda termasuk pasien BPJS maka anda bisa mendapatkan layanan operasi gratis alias tidak perlu mengeluarkan biaya jika operasi tersebut direkomendasikan oleh dokter. Pelayanan dan perawatan yang diberikan pun tidak jauh berbeda dengan yang reguler.

Sementara itu jika anda bukan pasien BPJS maka biaya operasi kista ovarium yang harus dikeluarkan sekali operasi adalah berkisar antara Rp.7.000.000 hingga Rp.20.000.000 an. Biaya akan semakin mahal lagi jika metode yang dipilih laparoskopi yakni berkisar Rp.24.000.000 hingga Rp.45.000.000.

Biaya operasi yang tidak murah dan adanya efek samping pasca operasi serta perawatan yang mesti dijalani adalah beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan bagi sebagian besar pasien kista ovarium untuk tidak memilih operasi dalam mengobati penyakit kista ovarium dan lebih memilih melakukan pengobatan kista ovarium secara alternatif yakni dengan konsumsi obat tradisional kista ovarium.

Namun kalaupun anda diharuskan melakukan operasi kista ovarium tersebut anda tidak perlu takut untuk menjalaninya karena dokter yang melakukan sudah pasti akan bekerja secara profesional sehingga efek samping akan minim terjadi.

Demikianlah informasi singkat tentang prosedur operasi kista ovarium dan biaya operasi kista yang harus dikeluarkan ini semoga apa yang telah kami sampaikan bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan jangan lupa bagikan jika anda rasa tulisan sederhana kami bermanfaat.